Love sometimes knocks on our hearts
but just in different parts
and with different starts
That's what makes it hard
knowing that we have to be apart
since we have different starts
It really hurts to see
that we are never meant to be
Together will we never be
I know clearly
that you really love me
But I am not free
What can I say?
Maybe, "Don't you ever go away"?
But, you'll only think that I merely play
I know my words will never make you stay
That's why I just simply pray
your pain will eventually go away.
*Selfishness and greed should be blown away to make someone happy
Sometimes it is much better to let someone go than to hurt him/her more*
*continuation of the drama of Literature class* :p
Jumat, Mei 16, 2014
Setia atau Mendua, Bukan Semua
Kepada
Dia
yang cintanya tak juga tampak dan yang (mungkin) menganggapku sedang mendua
sayang,
bukan aku tak setia
pun aku mendua
hanya saja
memang aku sedang ada di antara dua
hatimu ataukah hatinya
sayang,
bukan aku tak mencinta
namun kau tak juga segera
ungkapkan apa yang kau rasa
sedang dia
selalu ada
di kala aku berduka
sayang,
bukan aku tak setia
bukan pula kuingin mendua
hanya satu yang kupinta
yakinkanlah aku secepatnya
sebelum akhirnya
aku benar pergi bersamanya
Aku,
yang berjuang dengan hati
*dedicated to those whose love is still undecided*
Dia
yang cintanya tak juga tampak dan yang (mungkin) menganggapku sedang mendua
sayang,
bukan aku tak setia
pun aku mendua
hanya saja
memang aku sedang ada di antara dua
hatimu ataukah hatinya
sayang,
bukan aku tak mencinta
namun kau tak juga segera
ungkapkan apa yang kau rasa
sedang dia
selalu ada
di kala aku berduka
sayang,
bukan aku tak setia
bukan pula kuingin mendua
hanya satu yang kupinta
yakinkanlah aku secepatnya
sebelum akhirnya
aku benar pergi bersamanya
Aku,
yang berjuang dengan hati
*dedicated to those whose love is still undecided*
Senin, Juli 29, 2013
Pahamkah Kalian Akan Bahasa Indonesia?: Penyalahgunaan Kata Dalam Bahasa Indonesia

Belajar tentang bahasa tidak akan ada habisnya karena ia
dinamis dan mengikuti perkembangan manusia. Banyak kata-kata baru yang tercipta
untuk mengisyaratkan sesuatu. Banyak pula yang mengalami pergeseran makna.
Namun, samakah halnya jika sebuah kata disalah artikan? Tentu tidak.
Mungkin kalian pernah mendengarkan beberapa kata dalam
bahasa Indonesia yang secara ‘tidak sadar’ disalah artikan dan disalahgunakan. Atau
bahkan kalian pernah menggunakannya.
Pernahkah kalian mendengar kata GEMING?
Mengapa GEMING diartikan sebagai polah yang tidak pernah
diam. Mungkin karena bunyinya seperti DENTING yang menyebabkan sebuah getaran.
Padahal jika kita mau mengintip KBBI barang sebentar, arti GEMING berarti diam.
Tak perlu lagi menambahkan kata ‘tak’ pada kata GEMING.
Sering sekali kata ini disalah artikan dalam penggunaannya. Contohnya,
‘ia diam tak bergeming’. Diam tetapi
tidak diam. Sebuah paradoks yang sangat menarik yang menunjukkan betapa kita
tidak memahami bahasa kita sendiri.
Apa yang muncul dalam benak kalian ketika mendengar kata
ACUH?
‘Kau menolakku, acuhkan diriku’. Sepenggal lirik dari lagu
miliki band Indonesia yang cukup booming kala itu. Maksudnya di sini
menggunakan ACUH sebagai tidak memedulikan. Apa itu yang melintas di dalam
pikiran kalian? Sorry, you did it wrong. Arti ACUH sebenarnya adalah peduli
atau bahasa kerennya care. Ketika kalian
menggunakan kalimat ‘duh, si dia cuek banget. Acuh banget.’, berarti kalian
sudah membuat satu lagi kesalahan berbahasa. Did you?
Kira-kira apa arti dari SERONOK?
Ada sebuah larangan yang mengingatkan orang untuk selalu
berpakaian yang tidak SERONOK. Maksudnya mungkin menjaga pakaian agar enak
dilihat, rapi, dan tidak vulgar. Tapi sayangnya larangan tersebut sebenarnya malah
menyuruh kita untuk berpakaian yang tidak sedap dipandang mata.
Bagaimana bisa? Arti dari kata SERONOK sebenarnya adalah
menyenangkan dan enak dilihat. Jika ditambahkan kata ‘tidak’ akan berarti
negatif, yaitu ‘tidak enak dilihat’. Untungnya mayoritas orang berpikiran sama
sehingga penyalah-gunaan bahasa ini seolah tidak terjadi.
Cukup familierkah kalian dengan ajakan ‘ayo rubah kebiasaan buruk’?
RUBAH adalah seekor binatang yang mirip serigala atau dari
keluarga anjing dengan moncong yang cukup panjang. Sangat jauh berbeda dengan
UBAH yang berarti berbeda dari sebelumnya. DIRUBAH atau MERUBAH berarti
dijadikan (seperti) RUBAH atau menjadi (seperti) RUBAH. Lucu bukan? Not if you
make this mistake too. Yang benar adalah UBAH yang mendapat awalan di- menjadi
DIUBAH, atau UBAH dengan awalan me- yang menjadi MENGUBAH.
Jangan lagi mengatakan, 'Kebijakan ini harus dirubah' dalam sebuah forum. Or else, you will humiliate yourself.
Jangan lagi mengatakan, 'Kebijakan ini harus dirubah' dalam sebuah forum. Or else, you will humiliate yourself.
Sudah benarkah arti dari kalimat ‘Aku titip ABSEN’?
Banyak dari kalian yang mungkin tidak sadar telah menyalah
artikan kata ABSEN. Seringnya kalian berkata, ‘Aku titip ABSEN!’ kepada seorang
teman. Jangan marah kalau ternyata nama kalian dicoret atau kehadiran kalian
ditulis ABSEN karena arti dari ABSEN sendiri adalah tidak hadir.
Sekarang coba renungkan sejenak. Siapa di antara kalian yang
pernah melakukan penyalahgunaan kata di atas? Starting from now, be wise in
choosing your words because word matters.
Jumat, Juli 26, 2013
Wanna Write? Just Write! And Keep Writing
Writing is quite hard for many people, including me.
Sometimes I feel that I cannot write well. It seems that I have no ideas to
write on paper or to compose a good article. Unfortunately, when we are all in
school or at work, we need to improve our writing ability.
Just look around you, when you were in elementary school,
you were assigned to make a free writing about your experiences. Then, coming
to middle school, you were assigned to make some writings with different genre
such as descriptive, narrative, argumentative, and many more.
Society makes writing a must have skill. One thing that I do
believe, which makes me write until these days: A writer is not born, a writer
is shaped. Yes, you have to practice your writing to improve your writing
ability. There are actually some things you can try to help you develop your
writing. Let us explore more:
First thing is first, determine your theme. Theme or topic
is very essential before you start writing. Once you have got your theme or
topic about what to write, you can focus your ideas on particular area only.
This will help you to narrow down your ideas.
Secondly, you can make a mind mapping about what you want to
write. Just make a list about things related to your theme or topic. You can use
‘spider web’ method to list your general ideas about the topic. You can use
some questions related to the theme or topic to help you find some general
ideas. If you need more ideas, you can browse in the internet.
Thirdly, begin to develop your list into some main ideas for
your first, second, until the last paragraph for your writing. You need not to
include every idea in your writing, just choose the ones that may be easy to
develop using logical flow.
The next step is developing your paragraph. Now, it is the
time to elaborate your main idea into a paragraph with good cohesion and
connection. Do not worry about grammar and stuff; just write according to your
main ideas and list of your mind mapping. You can write using simple sentences,
which only have one subject and one verb without any connectors. Try to use
some conjunctions to show that one sentence is connected to the other.
After you write your whole idea, it comes for you to read
your writing. This time, you can check your grammar and ensure that your
elaboration is good and flow smoothly in logical way. Sometimes, you will have
new ideas when you re-read your writing. You can polish your sentences or maybe
connect some of them into one sentence.
Then, you can ask for other people to read your writing too.
Maybe, they can give some ideas to elaborate your writing. The most important
thing is enjoying the whole process. That is how you make writing is enjoyable. Try to write about things that you like or about your memorable experiences as a starter.

Now, you have come to the last point, which is keep practicing your writing. As the aforementioned, you need to practice even more to make your writing better.
Kamis, Juli 25, 2013
Aku, Kamu, dan Masa Lalu Kita
*kisah ini hanya fiktif belaka, sebagai sebuah hiburan untuk mereka yang mengingat masa lalunya*
Sorry, I never told
you
All I wanted to say
And now it’s too late
to hold you
‘Cause you’ve flown
away
So far away..
Tembang lama mengalun menemani soreku hari ini. Lagu cinta
yang sarat akan penyesalan akan masa lalu. Dan seketika sebuah memori terulang
dalam benakku seolah menjadi video dari tembang cinta itu.
Sebuah memori tentang kamu dan masa lalu kita. Dulu, dulu
sekali, kita pernah menjalin kisah berdua. Tapi itu semua sudah berlalu dan aku
tak yakin kau masih mengingat kisah itu. Mungkin sudah menjadi cerita usang yang
sudah kau letakkan di bawah tumpukan folder ‘peristiwa tak penting’ dalam
ingatanmu.
Yah, tidak mengapa karena aku juga tidak mengharapkan kisah
kita terulang lagi, meski kuakui hari-hari bersamamu kala itu sangat manis,
bahkan teramat manis dan terlalu indah untuk terhapus begitu saja. Nyatanya aku
masih mengingatnya, dengan jelas malah. Sebuah cinta pertama, jika tidak ingin
menganggapnya sebagai cinta monyet belaka, yang terjadi di kala usia kita masih
sangat belia.
Tiba-tiba tanpa dapat kuantisipasi, berbagai rasa penasaran
menyeruak dalam hatiku. What if we were still together until now? What if we
met again? What would happen then? Banyak kata ‘bagaimana jika’ yang menyerang
kepalaku saat ini. Mungkin aku hanya merindukanmu, sebuah potongan masa lalu
tentang rasa cinta yang masih lugu.
Merindukan saat kita bersama tertawa dalam canda dan
melakukan kegilaan berdua. Rindu akan wajah tertawamu yang terlihat seperti
kucing. Pun juga perasaan sayang yang tanpa alasan. Bukan aku menyayangimu
karena kamu pandai. Bukan aku menyukaimu karena kamu idola di sekolah. Bukan. Tapi
murni aku menyukaimu karena aku merasa bahagia di dekatmu dulu. Aku bisa
tertawa lepas dan marah tanpa tedeng aling-aling di depanmu. Bahkan aku yang
dikenal galak masih bisa tersenyum malu-malu jika berhadapan denganmu.
Hahaha, masa yang menyenangkan. Sedang apa kau sekarang? Masih
ingatkah kamu tentang cerita kita? Tidakkah kau mengingatku barang sedetik
saja? Aku penasaran, pernahkah aku muncul dalam pikiranmu meski hanya sekejap
seperti kamu yang tiba-tiba hadir dalam otakku?
Anyway, di mana pun kamu berada, semoga Tuhan selalu
melindungimu. Dan satu yang dulu mungkin tidak sempat kukatakan ketika hari
kelulusan kita dan kau menarikku ke balik gang dekat sekolah, sebenarnya aku
dulu masih menyukaimu. Bagaimana bila ternyata aku mengungkapkannya padamu? Akankah
kisah kita berubah? Mungkin.
Namun, mungkin saja jalan ini yang terbaik bagi kita. Karena
aku sekarang juga merasa bahagia, dan kuharap kau pun begitu.
Masa lalu hanya perlu dipelajari dan dikenang ketika kita menapaki masa
kini.
Masa lalu tidak untuk dilupakan, namun untuk dihargai karena telah
menuntun kita ke masa kini.
Rabu, Juli 24, 2013
Tips and Tricks Menjadi Content Writer
Beberapa waktu lalu aku ikut jadi penulis konten atau yang
bahasa kerennya ‘content writer’. Mungkin sebagian dari kalian sudah tahu apa
yang dimaksud dengan content writer. Yup, kita hanya menulis beberapa artikel
saduran untuk mengisi blog.
Menjadi content writer itu ternyata sedikit berbeda dengan
menulis artikel di blog pribadi. Tetapi tidak semuanya berbeda, tetap saja
masih ada beberapa faktor general yang kudu diperhatikan dalam menulis, misalnya
seperti menentukan tema, menentukan kerangka karangan, dan mengembangkan ide
penulisan.
Namun, pada dasarnya menulis konten lebih mementingkan
saduran itu sendiri. Ada beberapa hal fundamental yang perlu diperhatikan kalau
kalian ingin menjadi content writer.
Pertama, carilah sumber yang terpercaya. Biasanya sih ada
beberapa advertiser yang akan memberikan link sebuah situs dan kita hanya perlu
menyadur artikel dari situs tersebut. Tapi jika kalian harus mencari sumber
sendiri, berhati-hatilah dalam memilih. Situs dengan ekstensi ‘.org’, ‘.gov’,
atau beberapa situs berita internasional dianggap lebih bisa terpercaya.
Setelah mendapat situs yang bagus, carilah artikel yang
sesuai dengan tema yang diberikan. Kalau menulis isi blog pribadi kan tema kita
sendiri yang tentukan, tapi menjadi content writer harus menurut pada tema yang
diberikan advertiser. Usahakan mencari artikel terbaru yang menarik untuk
disajikan.
The next step is reading the article to get the summary.
Yup, saatnya membaca artikel yang sudah dipilih untuk menyaring inti sarinya. Ingat,
we are not copying the text, yet we are interpreting it using our own words. Mengkopi
dan menginterpretasi sangatlah jauh berbeda. Karena itulah, pastikan kita tidak
hanya menulis ulang kalimat dalam artikel tersebut melainkan menyajikannya
dengan bahasa kita sendiri.
Tentunya ide dan berita yang disampaikan tetap sama. Kita hanya
perlu mengubah susunan kalimat dan style penulisan artikel tersebut. Jangan coba-coba
untuk langsung menerjemahkan artikel dan menulis terjemahannya karena we are
not translating the article. Jadi, sangat penting bagi kita untuk tetap
kreatif.
Yang perlu kalian ingat, satu artikel dari situs sumber
tidak harus menjadi satu artikel bagi kalian. Bisa saja kalian memecah artikel
tersebut menjadi beberapa bagian. Tergantung seberapa tinggi kreatifitas kalian
dalam menyadur sebuah artikel. Dengan begitu, kalian tidak perlu repot2 mencari
banyak artikel untuk memenuhi kuota kerja.
Waktu pemenuhan kuota kerja juga penting untuk diperhatikan.
Tampaknya kalian tidak akan membutuhkan terlalu banyak waktu untuk menulis
karena ide dan tema sudah tersedia, tinggal perangkaian kalimat saja. Yang
sedikit merepotkan mungkin adalah menggunakan gaya bahasa yang formal tapi
tetap terkesan ringan. Hitung waktu kalian
menulis sebuah artikel konten dan pastikan kalian tidak melebihi
deadline yang diberikan
Terakhir, jangan lupa sertakan link dari situs sumber yang
kalian ambil. Hal ini untuk memudahkan pengecekan artikel apakah isinya sudah
sesuai dan untuk memastikan tidak adanya plagiarisme. Bagaimana pun plagiarism merupakan
sebuah kejahatan di bidang penulisan.
Well, maybe that’s all I can give for the tips and tricks
for being a content writer. Kalau kalian punya tips dan tricks lainnya, kalian
bisa membaginya juga J
Langganan:
Postingan (Atom)



